Address
Jl. Jumbo Zet I Komplek Melong Green Garden No.3, Melong, Kec. Cimahi Sel., Kota Cimahi, Jawa Barat 40534
Work Hours
Senin hingga Jumat: 07.00 – 19.00
Akhir pekan: 10.00 – 17.00
Address
Jl. Jumbo Zet I Komplek Melong Green Garden No.3, Melong, Kec. Cimahi Sel., Kota Cimahi, Jawa Barat 40534
Work Hours
Senin hingga Jumat: 07.00 – 19.00
Akhir pekan: 10.00 – 17.00


Pernahkah Anda merasa lelah saat melihat perhitungan margin keuntungan di akhir bulan? Penjualan mungkin terlihat ramai di layar aplikasi, tapi ketika dihitung bersihnya, jumlahnya jauh dari ekspektasi. Anda tidak sendirian. Jutaan pelaku UMKM di Indonesia saat ini terjebak dalam pola yang sama: bekerja keras mempromosikan produk, namun keuntungan justru “dimakan” oleh biaya admin dan komisi yang terus naik.
Ada sebuah pepatah yang sangat relevan untuk kondisi ini: “Jualan di marketplace itu seperti ngontrak — kamu bekerja keras memperbaiki rumahnya, tapi yang punya rumah tetap orang lain.” Jika pemilik rumah menaikkan harga sewa atau mengusir Anda kapan saja, Anda tidak bisa berbuat apa-apa. Sudah saatnya kita bicara jujur tentang risiko ini dan bagaimana cara mengambil alih kendali bisnis Anda kembali.
Banyak pelaku UMKM tidak sadar bahwa mereka sebenarnya membayar mahal untuk sekadar “numpang” berjualan. Mari kita bedah biaya yang sering kali tidak terlihat secara langsung:
Di marketplace, pembeli tidak datang mencari “Toko Anda”, mereka datang mencari “Produk”. Tampilan toko di marketplace cenderung seragam. Warna, tata letak, dan gaya komunikasi semuanya ditentukan oleh platform. Akibatnya?
Saat pelanggan puas dengan barang yang dibeli, mereka cenderung berkata, “Saya beli di Tokopedia,” atau “Saya beli di Shopee,” bukan menyebut nama toko Anda. Anda gagal membangun loyalitas. Padahal, aset terbesar sebuah bisnis adalah pelanggan yang datang kembali karena percaya pada *brand* Anda, bukan karena mereka melihat promo murah di aplikasi.
Ketergantungan pada marketplace sangat berisiko bagi keberlangsungan bisnis jangka panjang:
Memiliki website sendiri bukan berarti Anda harus berhenti berjualan di marketplace. Pikirkan website sebagai “Kantor Pusat” atau “Toko Utama” Anda. Di website sendiri, Anda memiliki kendali penuh:
Sama sekali tidak. Dulu mungkin iya, tapi sekarang sudah banyak layanan yang memudahkan UMKM. Anda tidak perlu jago coding untuk punya toko online profesional.
Tidak perlu. Jadikan marketplace sebagai tempat mencari pelanggan baru, lalu arahkan mereka ke website Anda untuk pembelian berikutnya dengan promo eksklusif agar mereka menjadi pelanggan setia.
Anda bisa mencantumkan alamat website di kartu nama, bio media sosial, atau bahkan di dalam paket pengiriman yang Anda kirimkan ke pelanggan marketplace Anda.
Sudah saatnya bisnis Anda punya “rumah” sendiri di internet yang tidak akan digusur oleh perubahan kebijakan orang lain. Memiliki aset digital berarti Anda sedang membangun masa depan bisnis yang lebih mandiri dan menguntungkan. Etalasio hadir untuk membantu Anda membangun website profesional dengan cara yang mudah, cepat, dan harga yang sangat bersahabat bagi UMKM. Kunjungi etalasio.com sekarang juga dan mulailah perjalananmu membangun brand yang benar-benar milik Anda!